Kamis, 19 September 2019

KATAKU



Kau bagaikan laksana embun pagi, hadirmu hanya sesaat setelah itu kau menguap dan pergi bersama mentari.

Semoga tuhan senantiasa mengabulkan doa doa disetiap story whatsappmu.

Ijinkan aku singgah di antara mimpi-mimpi indahmu. dan setelah kau bangun, kau merasa ingin kembali ke mimpi itu.

Pernah jatuh cinta pernah sakit hati. Dari situ aku belajar untuk lebih mencintai,tanpa harus menyakiti.

Sudahilah masalalumu. Buka lembaran baru awali bismilah lalu seduhlah (kopi)

Terkadang kita bodoh diantara orang-orang pintar,dan pintar diantara orang-orang bodoh.


Jumat, 12 April 2019

Menguap dan pergi


     Bening suci menyejukkan,itu alasanku menyebutmu embun membuatku nyaman dan apa arti selamat pagi.

Kalau saja aku bisa mengubah rotasi bumi, aku akan mengubah siang,sore dan malam menjadi pagi karna pagi selalu ada embun dan embun yaitu kamu.
Anehnya apakah ini suatu kebetulan atau unsur kesengajaan,entah kenapa kamu menyebutku dengan nama matahari


"Embun akan menguap dan pergi ketika matahari muncul"

embun akan pergi ketika matahari datang,apakah ini unsur kesengajaan kamu menamaiku matahari?

kamu seperti bunga terompet

nampak indah nan anggun 
disisi lain kau adalah racun
aku menyukaimu
saat kudekatimu ingin memilikimu
perlahan kau bisiki telingaku

'makanlah daunku,agar aku ada dibagian tubuhmu dan hidupmu agar terus bersamamu'

seakan akan aku terlena olehmu

ku makan daunmu
awalnya tenang,perlahan kau membuat serak ditenggorokan
menganggu saraf otak lalu melayang
kau membuatku gila mabuk kepayang
tak sadarkan diri
setelah aku sadar aku bangun 

Dimanakah embun?

tak ada notifikasi selamat pagi

Dimanakah embun?

Menguap dan pergi

Dan setelah itu aku susah untuk bangun pagi aku benci embun biarkan ia pergi.